Lihatlah rumah tinggal orang kita sekarang ini. Dimana keunikan rumah korek api itu? Padahal, nenek moyang berjiwa seni tinggi. Padahal dalam darah Batak terdapat warisan leluhur dengan kebudayaan bercita rasa, berkesenian.
Lihatlah itu, keelokan alam dan keelegannya yang bertahta. Menawarkan misteri keterkesimaan. Keterpukauan. Sesaat yang abadi. Namun, yang indah adalah yang indah. Selalu begitu. Seperti seni untuk seni. Sebagai insan pertiwi, yang memiliki rasa hormat kepada semesta, rasa persaudaraan kepada sesama, tentu saja kita tak bisa berhenti hanya disana. Keterkesimaan hanyalah sebuah awal. Sebagai mula untuk segala sesuatu yang mampu kita nyatakan. Lalu, kita pun berpikir tentang seni untuk kehidupan.